Select Menu
Powered by Blogger.

Entri Populer

Translate

» » » » » Keunikan Balai Penangkaran Penyu Ujung Genteng
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post

Menurutnya, penyu-penyu bertelur di pinggir pantai setiap harinya. Bibir pantai lokasi yang dilindungi oleh balai penangkaran sepanjang 2,3 km dan dibagi menjadi enam pos dengan masing-masing satu orang petugas yang berjaga.

Ratusan penyu tiap harinya dilepaskan ke laut lepas oleh Balai Penangkaran Penyu Ujung Genteng, Sukabumi. Namun, sebelum dilepaskan penyu-penyu itu diinapkan di balai penangkaran selama satu hari setelah menetas.




Tim Ekspedisi Menyapa Indonesia dari merdeka.com dan Portrait Of Indonesia mengunjungi Balai Penangkaran Penyu Ujung Genteng, Selasa (13/1) hingga Rabu (14/1).

Kepada wartawan merdeka.com, Mardani, petugas pemandu dan penjaga Balai Penangkaran Penyu Ujung Genteng, Beben Kisyanto (40), menjelaskan proses peneluran penyu hingga bayi penyu yang telah menetas dilepaskan ke laut bebas.

Setelah sang induk bertelur dan pergi ke laut lepas, petugas lantas mengambil telur-telur penyu tersebut. Biasanya lama proses bertelur sang induk maksimal dua jam. Telur kemudian dipindahkan petugas ke area penetasan di balai penakaran.

Telur-telur itu lantas dipendam di dalam pasir dan diberi tanda. Masing-masing lubang tempat penetasan berisi hingga ratusan telur.

"Lamanya penetasan tergantung cuaca. Kalau musim panas bisa 45 hari netas, kalau musim hujan 60 hari. Kedalaman lubang pendaman penetasan bisa sampai 60 cm," katanya.

Namun, dari semua telur yang dipendam tak semuanya bakal menetas. Biasanya telur yang menetas menjadi bayi penyi berkisar antara 85 hingga 90 persen.


"Kalau sudah netas dia langsung muncul sendiri ke atas dari dalam pasir. Makanya dikasih jagaan jaring di lubang pendaman biar dia gak kemana."

Menurutnya, penyu adalah hewan purba yang berusia hingga ratusan tahun. Penyu kali pertama bertelur pada usia 30 tahun.

"Misal bertelur pertama 50 telur, selang 15 hari dia bertelur lagi naik sampai 100 telur, setahun dia bisa bertelur 3 sampai 5 kali," katanya.

Penyu bertelur pada musim dan bulan tertentu. Biasanya, mereka bertelur pada September, Oktober dan November. Jika sedang musimnya, dalam satu malam bisa 30 induk penyu yang bertelur.

"Sehari paling sedikit 150 telur paling banyak 400 sampai 500 telur," katanya.

Setelah menetas, bayi penyu akan diinapkan selama satu malam di balai penakaran, baru kemudian dilepaskan ke laut lepas.

Mengapa cuma satu hari diinapkan? Karena jika terlalu lama dikhawatirkan sifat alami penyu akan hilang.

Waktu pelepasannya pun tak sembarangan. Para bayi penyu dilepaskan pada sore hari saat matahari sudah di barat.

Alasannya, penyu akan mengikuti arah matahari. Mereka akan masuk ke dalam laut lepas.

"Kalau namanya penyu, kalau dia lahir di pantai ini dia pasti bertelur ke sini lagi. Kecuali kalau pantainya sudah rusak dia pasti cari yang lain, tapi kalau masih bagus dia pasti ke sini," katanya.

Terimah kasih telah berkunjung ke blog kami dan semoga article ini bermanfaat

Good Luck Dan tetimah kasih berkunjung ke blog : http://gaknyangkah.blogspot.com/

About Queen Moreno

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post